Analisis mengenai ragam dialog
dari sebuah aplikasi
Beberapa
sifat penting yang perlu dimiliki oleh setiap ragam dialog adalah:
1. Inisiatif
Inisiatif
merupakan sifat dasar dari sembarang dialog, karena inisiatif akan
menentukan keseluruhan ragam komunikasi sehingga dapat ditentukan tipe-tipe
pengguna yang dituju oleh sistem yang dibangun. Dua jenis inisiatif yang paling
sering digunakan adalah inisiatif olehaplikasi dan inisiatif oleh pengguna.
Dalam inisiatif oleh aplikasi ini, pengguna memberikan tanggapan atas prompt
yang diberikan oleh komputer untuk memasukkan perintah atau parameter perintah,
biasanya berupa serangkaian pilihan yang harus dipilih (pilihan menu), atau
sejumlah kotak yang dapat diisi dengan nama email dan pasword, atau langsung
melakukan log in jika sudah mempunyai accound BBM tersebut. Karakteristik
utamanya adalah bahwa dialog itu terdiri atas sekumpulan pilihan yang telah
didefinisikan sebelumnya. Sebaliknya, inisiatif oleh pengguna mempunyai sifat
keterbukaan yang lebih luas: pengguna diharapkan memahami sekumpulan perintah
yang harus ditulis menurut aturan (sintaks) tertentu misalnya yaitu mengenai
log in di aplikasi BBM
2. Keluwesan
Sistem
yang luwes atau fleksibel adalah sistem yang mempunyai kemampuan untuk mencapai
suatu tujuan lewat sejumlah cara yang berbeda. Karakteristik penting dalam
mencapai keluwesan suatu sistem adalah bahwa sistem harus dapat menyesuaikan
diri dengan keinginan pengguna bbm dan bukan pengguna harus menyesuaikan diri
dengan kerangka sistem yang telah ditetapkan oleh perancang sistem dar aplikasi
BBM tersebut. Keluwesan juga dapat dilihat dari adanya kesempatan bagi pengguna
untuk melakukan customizing dan memperluas antarmuka dari sebuah sistem
untuk memenuhi kebutuhan pribadinya.
3. Kompleksitas
Seorang
perancang sistem tidak perlu membuat atau menggunakan antarmuka lebih dari apa
yang diperlukan, karena tidak ada keuntungan yang dapat diperoleh, malahan akan
menjadikan implementasinya menjadi lebih sukar memahami aplikasi tersebut.
4. Kekuatan
Kekuatan
didefinisikan sebagai jumlah kerja yang dapat dilakukan oleh sistem untuk
setiap perintah yang diberikan oleh pengguna menu yang terdapat dari bbm
tersebut.
5. Beban Informasi
Agar
penyampaian informasi itu dapat berdaya guna dan berhasil guna, beban informasi
yang terkandung didalam suatu ragam dialog seharusnya disesuaikan dengan
tingkat pengguna. Jika beban itu terlalu tinggi, pengguna akan merasa sangat
terbebani yang akan berakibat negatif dalam hal kemampuan pengolahan kognitif
dan tingkah laku pengguna akan merasa bahwa sistemnya seolah-olah
menyembunyikan kinerja penggunanya sendiri.
6. Konsistensi
Konsistensi
harus diterapkan pada perancangan antarmuka pengguna. Contoh pada format
pemasukan data dan format tampilan data.
7. Umpan Balik
Pada
program aplikasi yang tidak ramah, pengguna sering harus menunggu proses yang
yang sedang berjalan, sementara pengguna tidak mengetahui status proses saat
itu, apakah sedang di lakukan,sedang mengirim pesan atau mengunduh gambar. aplikasi
yang baik akan selalu memberikan umpan balik kepada pengguna atas apa yang
dikerjakan saat itu.
8. Observabilitas
Sistem
dikatakan mempunyai sifat observabilitas apabila sistem itu berfungsi secara
benar dan nampak sederhana bagi pengguna meskipun sesungguhnya pengolahan
secara internalnya sangat rumit.
9. Kontrolabilitas
Kontrolabilitas
merupakan kebalikan dari observabilitas, dan hal ini berimplikasi bahwa sistem
selalu berada dibawah kontrol pengguna. Agar hal ini tidak tercapai,
antarmukanya harus mempunyai sarana yang memungkinkan pengguna untuk dapat
melakukan kendali.
10. Efisiensi
Efisiensi
dalam sistem komputer yang melibatkan unjuk kerja manusia dan komputer secara
bersama-sama adalah hasil yang diperoleh dari kerjasama antara manusia dan
komputer. Sehingga, meskipun efisiensi dalam aspek rekayasa perangkat lunak
sistem menjadi sangat penting jika mereka berpengaruh pada waktu tanggap atau
laju penampilan sistem, seringkali perancang lebih memilih untuk memanfaatkan
hasil teknologi baru untuk meminimalkan ongkos pengembangan sistem. Sebaliknya,
tidak dapat dipungkiri bahwa biaya personal dari seorang ahli akan semakin
meningkat dari waktu ke waktu.
11. Keseimbangan
Strategi
yang diambil dalam perancangan sistem manusia komputer haruslah dapat
membagi-bagi pekerjaan antara manusia dan komputer seoptimal mungkin. Manusia
dapat menangani persoalan yang berurusan dengan perubahan lingkungan,
pengetahuan yang tidak pasti dan tidak lengkap, sementara komputer lebih cocok
untuk pekerjaan yang bersifat perulangan dan rutin, penyimpanan dan pencarian
kembali data secara handal dan memberikan hasil komputasi yang sangat akurat
dalam hal pengolahan numerik dan logika.